Cerita Si Kancil dan Kuda Yang Sombong

Monday, August 29th 2016. | Kumpulan Cerita

Cerita Si Kancil dan Kuda Sombong

Cerita Si Kancil dan Kuda Yang Sombong

Suatu sore si Kancil berjalan di perbatasan hutan, ia pulang karena sudah berkeliling hutan sepanjang hari dan menikmati rumput yang segar karena hujan baru saja reda menyirami hutan itu.

Namun si Kancil tiba-tiba melihat seekor kuda yang sedang berlari kencang. Ia terus berlari hingga melewati si Kancil dan menginjak kubangan dekat si Kancil hingga muncratlah air itu mengenai si kancil.

“Hei Kuda…!!! kalau lari liat-liat dong!”. Si Kancil berteriak.

Kudapun berhenti dan menghampiri si Kancil.

“Memangnya kenapa? Kan ini jalan umum, jadi bebas!”. Ucap si kuda.

“Iya… tapi kamu harus tetap lihat pengguna jalan lainnya. Jangan cepat-cepat! Memangnya ini jalan punya nenek moyang kamu?”. Ucap si Kancil

“Lho…. memangnya urusanmu apa? Aku mau lari kencang ke, enggak ke itukan hak aku! Apa kamu iri tidak bisa lari secepat aku? Semua hewan juga sudah tahu kalau akulah hewan tercepat, dan singa maupun harimaupun takkan bisa mengalahkan aku. Hahahaha…!!!”. ucap si Kuda dengan sombong.

Si Kancil merasa dihina dan ia memiliki nekat di pikirannya.

“Siapa bilang kau bisa mengalahkanku? Kalau kau berani, yuk kita lomba untuk membuktikannya”. Ucap si Kancil

“Oke…! siapa takut? Karena sudah pasti akulah yang akan jadi pemenangnya. Dimana dan kapan lombanya? Kamu yang pilih”. Ucap si Kuda.

“Besok sore di bukit tengah hutan. Siapa yang yang lebih dulu sampai diatas bukit, itulah pemenangnya”. Jawab si Kancil.

“Oke… sampai ketemu besok sore. Dasar kancil pecundang. Hahahaha..”. ucap si Kuda.

Esok pagi-pagi sekali si Kancil datang ke bukit. Dia berlatih dn berusaha mempelajari medan perlombaan. Berbeda dengan si Kuda yang hanya bermalas-malasan dan tidur seharian. Karena Si Kuda yakin bahwa dirinyalah yang akan menang.

Waktu sore tiba, si Kuda datang bersama teman-temannya dengan tujuan untuk mengejek si Kancil jika dia menang. Namun teman-teman si Kancilpun datang dan mereka datang untuk memberikan dukungan kepada si Kancil.

Tibalah perlombaan itu di mulai. Dan dengan kecepatan si Kudapun memimpin di awal pertandingan. Namun ketika sampai mereka di tengah-tengah perjalanan keadaannya berubah. Jalanan yang penuh dengan semak belukar dan juga ranting membuat si Kuda sulit berlari dan jadi lambat. Sedangkan si Kancil tak kesusahan karena sudah tahu medannya karena ia sudah berlatih.

Si Kancil berlari dengan cepat dan lincah. Ia menerobos setiap semak belukar dan menghindari ranting dengan mudah. Hingga akhirnya si Kancilpun memenangkan perlombaan itu. Semua itu ia hasilkan karena semangat dan kegigihannya dalam berlatih.

Si Kudapun tertunduk malu karena kalah oleh si Kancil dan karena kata-katanya yang sombong. Dan mulai saat itulah si Kuda tak bernai lagi sombong.

Related For Cerita Si Kancil dan Kuda Yang Sombong