Cerita Anaka Tentang Si Kancil Dimakan Sang Singa

Friday, December 5th 2014. | Kumpulan Cerita

Cerita Si Kancil Di makan Singa

Cerita Si Kancil Dimakan Sang Singa

Suatu ketika, si Kancil berjalan di padang rumput yang begitu luas. Dia merasa bosan dengan suasana hutan dan ketika ia berjalan di padang rumput, ia merasa memiliki suasana baru. Disanapun ia menemukan banyak sekali teman yang jarang ia temui di hutan. Disana ada kudanil, rusa, banteng, jerapa dan masih banyak hewan lainnya.

Ia menghabiskan waktu seharian di padang rumput sana, dan iapun berniat untuk kembali ke hutan. Disepanjang jalan ia terus bersenandung untuk menghilangkan rasa bosannya karena rumahnya di hutan tidaklah dekat.

Hari itupun merupakan hari yang sangat menyennagkan bagi si Kancil, dan ia mendapatkan banyak pengalaman, namun sayang ketika ia sudah sampai di pinggir hutan, ia bertemu dengan sang Singa. Tanpa ia menunggu si kancilpun langsung berlari supaya terhindar dari sang Singa dan menyelamatkan diri dengan masuk kedalam hutan.

Namun sang Singa tak diam saja, iapun langsung mengejar si Kancil dan terus mengikuti si kancil ke hutan. Namun sang Singa sedikit kewalahan ketika ia harus berlari di hutan karena biasanya ia berlari di padang rumput.

Semak dan juga akar membuat sang Singa susah dan juga terhambat untuk menangkap si Kancil, namun bagi si kancil sebaliknya yang sangat tahu seluk beluk yang ada dalam hutan dan iapun tak merasa kesulitan.

Setelahnya berlari sangat jauh si kancilpun akhirnya menemukan sebuah kolam yang begitu jernih hingga iapun dapat bercermin, karena ia lelah, iapun beristirahat disana.

“Ah… rasanya aku sangat cape sekali, aku akan beristirahat dulu, mungkin singa itu tidak mengejarku lagi karena masuk hutan adalah hal yang tidak biasa untuknya. Dan mungkin saja ia sudah kembali ke padang rumput”. ucap Si Kancil.

Namun dugaan si Kancil itu salah, dan secara tiba-tiba sang Singaapun datang.

“Mau lari kemana kau makhluk kecil? Tubuhmu akan aku makan meskipun tubuhmu kecil karena aku sangat lapar sekali, paling tidak untuk mengganjal perutku saja. Hahahahahaa…..ggrrrrrrr”. ucap si singa sambil menggeram.

Si kancilpun begitu terkejut melihat sang Singa datang, namun ia memang cerdik dan dengan segera terbayang ide di benaknya.

“Wahai Singa…! memangnya kau tak mengenaliku? Sunggu besar sekali nyalimu hingga samapi ke tempat ini, memangnya kau sudah bosa hidup?”. Ucap si kancil.

Sang Singapun sangat terkejut ketika si kancil berkata seperti itu karena baru kali ini ada makhluk kecil yang berani berkata seperti itu. Dan sang Singapun sangat penasaran.

“dasar makhluk kecil kurang ajar!!! Berani sekali kau mengancamku! Memangnya kau tak kenal aku? Aku adalah raja hutan penguasa padang rumput!”. Ucap sang Singa.

“Haaah…!!! aku sangat kasihan kepadamu, kau begitu bodoh. aku tadi lari bukannya aku takut padamu, tapi aku sengaja memancingmu untuk datang kesini, tempat favoritku makan”. Ucap si Kancil.

“Kasihan? Bodoh? tempat makan? Maksudmu apa?’ tanya sang Singa yang penasaran dan sedikit takut.

“Maksudku, kau tertipu dengan penampilanku. Sudah banyak sekali singa yang ku makan sepertimu. Mereka sama sepertimu tertipu dan engikutiku kesini. Namun mereka semua sxial, bukannya aku yang mereka makan malah mereka yang aku makan”. Ucap si Kancil.

“Hah!!! Kau pintar sekali berbohong! Hewan kecil sepertimu ini pasti hanya akan menipuku supaya aku tidak bisa memakanmu”. Ucap sang Singa.

“kata siapa aku berbohong? Aku hanya kasihan saja padamu. Namun karena aku sedang berbaik hati, maka aku akan memebrikan kesempata kepadamu. Aku memakan singa-singa dan kepalanya aku kumpulkan di dalam lubang itu”. Ucap si kancil sembari menunjuk ke kolam.

“Tengoklah kesana dan buktikanlah, maka kau akan melihat kepala singa, namun jangan kau lama melihatnya keburu aku hilang kesabaran untuk memakanmu”. Ucap si Kancil lagi.

Karena sang Singa penasaran, maka iapun pergi dan melihat di kolam itu. Dan ketika ia melihat ternyata ia kaget dan terkejut karena ia melihat kepala singa ada di kolam itu. Padahal kepala singa yang ia lihat adalah kepalanya sendiri. Maka iapun lari sekencang-kencangnya ke padang rumput dan meninggalkan si Kancil. Si Kancilpun tertawa geli melihat singa tertipu olehnya.

Related For Cerita Anaka Tentang Si Kancil Dimakan Sang Singa