Cerita Anak Tentang Si Kancil yang Sombong dan Siput

Tuesday, December 2nd 2014. | Kumpulan Cerita

Cerita Anak Tentang Si Kancil yang Sombong dan Siput

Cerita Si Kancil yang Sombong dan Siput

Suatu hari si Kancil terlihat sangat ngantuk dan sesekali menguap, namun karena hari itu sangat cerah jadi dia merasa rugi kalau ia harus menyia-nyiakannya. Iapun menyusuri hutan untuk mengusir kantuknya. Hingga ia sampai di bukit dan ia berteriak dengan sombongnya.

“Wahai penduduk hutan, akulah hewan paling cerdas, pintar dan cerdik di hutan ini. kecerdasan daan kepintaranku tidak akan pernah ada yang menandingi”. Teriak si Kancil sambil dadanya di busungkan.

Iapun kembali menuruni bukit dan sampailah ia di sungai. Disana ia bertemu dengan seekor siput.

“Hai Kancil..! apa kau sedang bergembira sehingga kau berteriak-teriak”. si siput menyapa.

“Tidak, aku hanya memberitahukan saja kepada penghuni hutan kalau aku hewan paling pintar, cerdas dan cerdik”. Si kancil menjawab.

“Sombong sekali kau kancil, hewan yang cerdik di hutan ini adalah aku”. Ucap si Siput.

“Hahahaha… mana mungkin”. Si Kancil meledek.

“bagaimana kalau besok kita lomba lari untuk membuktikannya?”. Si Siput menantang.

“baiklah, tantanganmu aku terima”. Si kancil menjawab.

Merekapun akhirnya setuju untuk berlomba esok pagi.

Setelah si kancil pergi, si Siput mengumpulkan semua temannya untuk meminta tolong supaya bersembunyi dan berbaris di jalur perlombaan, dan jika si kancil memanggil harus menjawab.

Pagi haripun mereka sudah siap untuk lomba.

“Apakah kau sudah siap berlomba denganku?”. Tanya si Kancil.

“Tentu saja, aku pasti menang”. Jawab si Siput.

Si kancilpun mmenyurh untuk si Siput berjalan terlebih dahulu dan ia harus memanggilnya untuk memastikan sudah sampai mmana si siput berjalan.

Dengan santainya si Kancilpun berjalan karena ia sangat yakin kalau dialah yang akan menang. Setelah beberapa langkah si Kancil memanggil si Siput.

“Sipuuuuuut… sudah sampai mana kau?”. Tanya si kancil.

“Aku berada di depanmu…!”. Jawab si Siput.

Mendengar si Siput berada di depannya iapun berjalan lebih cepat. Lalu si kancil bertanya lagi kepada si siput dan si Siputpun menjawab yang sama. “Aku di depanmu!”.

Si Kancil akhirnya berlari, dan setiap perjalannya ia memanggil si siput dan jawabannya tetap sama. Si kancilpun terus berlari hinggaa keringatnya bercucuran, nafasnya tersengal-sengal dan kakinya lemas. Namun ia terus berlari hingga ia mellihat garis finish dan ia sangat gembira. Ia memanggil si Siput namun belum ada jawaban darinya, si kancilpun merasa kalau dirinyalah yang memenangkan perlombaan itu.

Ketika ia tersadar, ia sangat terkejut ketika ia melihat si Siput sudah duduk manis di batu dekat garis finish dan berkata.

“Hai Kancil, Kenapa lama sekali kau? Aku dari tadi sudah sampai”. Ucap si Siput.

Dengan wajah murung dan kepalanya menunduk sambil berjalan menghampiri si Siput mengakui kekalahannya.

“Makanya jangan sombong cil, aku mengakui kalau kau pintar dan cerdik, namun kau bukanlah yang terpintar dan tercerdirk”. Kata Si Siput.

“Iya maafkan aku siput, aku tidak akan sombong lagi”. Ucap Si Kancil.

Related For Cerita Anak Tentang Si Kancil yang Sombong dan Siput