Cerita Anak Tentang Si Kancil Mencuri Ketimun

Monday, December 1st 2014. | Kumpulan Cerita

cerita Anak Si Kancil Mencuri Timun

Cerita Si Kancil Mencuri Ketimun

Suatu ketika di tengah hutan yang begitu sejuk dan alami, angin yang menerpa dedaunan, pohon-pohon yang bergoyang serta burung-burung berkicauan sangat indah, disana para hewan sangat nyaman sekali dengan suasana di hutan ketika siang hari itu.

Di bawah pohon yang rindang, si kancil sedang beristirahat menikmati semilirnya angina yang begitu sejuk, hingga iapun merasa begitu ngantuk.

Namun ketika ia tertidur, ia mendengar suara bergemuruh menghampiri dirinya.

“Kebakaran..!! Kebakaran..!!” para hewan berlarian kearah Si Kancil sambil pontang panting.

“Ayo lari Cil, selamatkan dirimu di ujung hutan sana ada kebakaran hebat”. Sang gajah berteriak sambil disusul oleh harimau, monyet juga angsa dan hewan-hewan yang lainnya. si Kancilpun akhirnya ikut berlari di belakang hewan-hewan yang lainnya supaya terjauh dari api itu. Ketika sudah sangat jauh berlari, merekapun merasa kelelahan dan akhirnya memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu.

Setelah beberapa lama mereka beristirahat, si Kancil merasa lapar dan ingin memakan timun miik pak petani. Namun ternyata hewan-hewan lainnya berlariaan menuju ladang timun itu terlebih dahulu.

“Wah aku sangat beruntung sekali, ternyata aku sudah dekat dengan lading timun petani yang lain. Hemmm… pasti kali ini besar-besar timunnya dan pastinya enak”. Ucap si Kancil.

Si kancil biasanya selalu lolos dari jebakan Petani yang dipasang di kebunnya. Dan kali ini ia akn mencuri lagi timun di lading yang lain. Karena si Kancil saking laparnya, ia masih berada di dalam lading petani untuk menyantap timun-timun yang besar dan enak, sementara teman-temannya sudah berlarian bubar dan masuk lagi kedalam hutan. Tiba-tiba seekor monyet menegur si Kancil dari belakang untuk segera kembali ke hutan.

“Cil, ayo kita ke hutan, kita bereskan tempat tinggal kita disana”. ucap sang Monyet.

“Enggak ah, aku mau menjaga hutan dari para pencuri kayu, aku mau disini saja”. Ucap si kancil.

Si monyet akhirnya meninggalkan si kancil di tepi kebun itu.

“Asyik, si monyet akhirnya pergi. Malam ini aku akan pesta timun”. Ucap si Kancil sambil kegirangan karena akan makan timun sendirian di lading timun pak tani. Dan iapun mulai memakan timun semaunya.

Esok harinya pak tani datang ke lading dan melihat ladang timunnya yang sudah berantakan juga ludes semua timunnya.

“argh…!!! Kenapa lagi dengan timunku ini, kemarin si Kancil mencuri timun yang ada di bukit, sekarang disini ada juga yang mencurinya. Apa jangan-jangan si Kancil juga yang mencuri timun disini?” pak tani kesal.

Pak tani memiliki ide dan ia memasag boneka perangkap lalu ia taruh di lading, di boneka itu ia taruh beberapa lem yang begitu lengket di sekitar boneka itu. Dan esok harinya benarlah si Kancil tertangkap dan menempel di boneka itu.

“hahahahaha…!! Dasar kau kancil… kancil… kau memang binatanng yang cerdik, tapi aku lebih cerdik darimu!”. Sang petnipun sangat senang karena dapat menangkap si pencuri timunnya.

Pak tanipun akhirnya membawa si Kancil ke rumah dan menaruhnya di kandang. Ia menyuruh anjing untuk menjaganya karena esok akan dijadikan opor dan juga sate oleh pak tani.

Si Kancil memang memiliki akal yang sangat pintar juga licik, hingga ia berhasil mengelabui si Anjing itu dan berhasil lolos.

“Hei anjing cakep, mala mini aku diajak berpesta oleh pak tani, namun aku males untuk pergi bersamanya”. Ucap si Kancil.

Awalnya si anjing tidak menghiraukan si kancil, namun karena ia dipuji jadi ia menjawabnya.

“Kenapa kamu tidak mau? Bukannya enak ya kalau diajak pesta?” ucap di Anjing.

“Sebenarnya aku mau pergi, namun kandang ini sangat sayang untuk ditinggalkan karena sangat bagus, maukah kamu menjaganya ketika ku pergi?. Ku tahu kau baik juga pintar”. Ucap si Kancil.

Akhirnya si anjing mausk kedalam kerangkeng dan menggantikan si Kancil yang lolos dari jeratan pak tani itu. Si kancilpun keluar dari rumah pak tani dan berjalan dengan santai.

Related For Cerita Anak Tentang Si Kancil Mencuri Ketimun